Wellcome ^^

Wellcome ^^

yoona-girls-generation

 

Annyeonghaseo!

Pertama kami ucapkan selamat datang kepada temen-temen yang udah sempetin waktunya buat mampir ke blog kami, perlu diketahui blog ini khusus menyediakan fanfiction dengan cast utama wanita yaitu Im Yoona. dan kalian pasti bakal lebih sering bahkan hampir keseluruhan ff disini cast utamanya Yoona.

Beberapa hal yang perlu di ketahui:

  1. NO BASHING! Tolong jangan membuat keributan di wp ini.
  2. don’t be plagiator! tolong jangan mengcopy paste ff yang ada disini HARAM
  3. Please! don’t be silent reader 😦 jadilah good reader, ketika selesai membaca WAJIB tinggalkan Komentar.
  4. Untuk FF di protek bisa dilihat persyaratannya How to get a password
  5. Dan bagi reader yang ingin kenal dengan kami bisa di lihat di Admin

 Selain itu kami harap kalian enjoy di blog ini. kritik dan saran kami terima dengan baik, dan perlu di ingat memberikan sebuah kritik harus lah dengan kata kata yang baik dan sopan. terima kasih.

Kontak kami admin YoonaLovestory:

debsi : @debsinovia

Windi : @Windifitrii

I hope you’ll enjoy to stay here! ^^ khamsamida

 

yoona-ceci-gif-im-yoona-38291551-500-288

 

Iklan
(OS)Take Care

(OS)Take Care

Take Care
Spesial Yoona Birthday
Windi Fitri

“Dia adalah cinta pada pandangan pertama, pandangan terakhir
Dan pandangan selamanya-Vladimir Nabokov Lolita

 

Cinta itu menghidupkan segalanya, membuatmu merasa jauh lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak sedang jatuh cinta. Ketika ada seseorang yang mencintaimu dan menyayangimu maka disitulah kenikmatan hidup akan kau dapatkan. Ketika bahagia kau akan tahu kepada siapa akan berbagi. Dan Ketika terjatuh, kau akan paham siapa yang akan mendorongmu untuk bangkit.
Cinta tak membutuhkan alasan, penjelasan ataupun solusi. Karena, cinta tidak memiliki alasan kenapa dia jatuh cinta.
29 Mei 2017- sky lounge,Gedung SM Entertaiment,
Gangnam-gu,Seoul

Yoona melangkahkan kakinya untuk memasuki gedung berlapis kaca itu. beberapa staff yang berlalu lalang menyambutnya dengan berbagai sapaan dan senyuman. Yoona sedikit membungkuk dan tersenyum. Gadis itu terus melangkah dengan sang manajer Seung Woo yang selalu setia berjalan di belakangnya.
Yoona dan seung woo menghentikan langkahnya saat mereka berdiri tepat di depan lift. Gadis itu menekan tombol dan untuk beberapa saat mereka menanti.
Ting!
Detingan itu terdengar seiring dengan pintu lift terbuka, beberapa staft keluar dari lift itu Dan setelah itu Yoona dan seung Woo pun masuk kedalam Lift.
Yoona menekan tombol dan pintu perlahan tertutup.
“Tunggu!”
Pintu lIft itu kembali terbuka lebar saat seseorang menahannya. Nafasanya tersengal, Gadis itu melepaskan kacamatanya dan sedikit terkejut mendapati seorang yang harusnya menjalani wajib militer tapi kini berada tepat di hadapannya. Choi Siwon, Ya. Pria itu berdiri tepat di hadapannya dengan nafas tersengal. Tapi ada yang sedikit berbeda dari penampilannya. Dia tampak begitu pucat.
“Oppa, “ Gumamnya masih tak percaya.
“Bisa kau ikut denganku? Kurasa aku membutuhkanmu. “ Yoona menoleh pada sang manajer, dan dengan lampang pria berkacamata itu tersenyum dan mengangguk
Dan pria itu dengan cepat menarik tangannya, membawa gadis itu untuk terus mengikutinya. Yoona tak protes, gadis itu hanya terus menatapnya. Pria itu dalam keadaan tidak baik –Pikirnya-
“Oppa, Gwenchana? “ Gadis itu bertanya saat mereka berada dalam mobil siwon.
Siwon menoleh dan pria itu menggeleng, wajahnya begitu pucat dan matanya sayu. Tidak menjawab pertanyaan gadisnya, tapi jelas hal itu sudah menjadi jawaban bagi yoona untuk menyimpulkan jika kekasihnya berada dalam kondisi buruk.
Yoona sedikit mendekatkan tubuhnya, meletakan tangannya tepat di dahi siwon, “Kau sakit Oppa.” Simpulnya, Yoona semakin menatapnya hawatir.
Tak banyak bicara pria itu kembali mengangguk, siwon lantas menyandarkan kepalanya di bahu yoona memejamkan matanya saat kekasihnya justru membelai lembut kepalanya.
“Karena itu aku datang, Sayang, aku membutuhkanmu.” Ucapnya parau,
“Aku tahu itu. “
Gerakan Yoona terhenti saat seketika siwon mendongkakkan kepalanya. Tersenyum simpul pada kekasinya dengan wajah pucat yang membuat yoona semakin tak tega melihatnya.
“Kau tidak ada jadwal apapun untuk hari ini kan?”
Gadis itu mengangguk. “kalau begitu kau harus merawatku hari ini. Sampai kondisiku menjadi lebih baik. “
“Arra,”

Para member SNSD Tampak sedang berkumpul di sebuah ruangan. Terlihat Seohyun dan Yuri tampak asik mengbrol saling berbagi cerita mengenai sebuah drama Mereka dengan genre yang sama. Sesekali keduanya tertawa dengan sedikit candaan yang mereka selipkan di selah-selah perbincangan mereka. Yuri tampak memberikan berbagai masukan pada sang maknae. Dan sang maknae tentu saja menerimanya dengan leluasa.
Sementara Taeyeon dan Tiffany tampak asik dengan ponsel mereka. Sementara Sunny ia terlihat asik dengan gamenya membuatya diam dan terus berkutat dengan gadgetnya. Dan tak lupa juga untuk 2 member tergila Hyoyeon dan Sooyoung mereka tampak asik berselfie ria dengan berbagai pose yang aneh. Dan jika orang lain yang melihat mereka mungkin akan berkata Terserah.
Clek.
Pintu ruangan itu seketika terbuka. Para member snsd itu seketika menoleh dan mendapati Seung Woo berdiri dan melangkah masuk kedalam ruangan. Kedua alis Tifanny berdelik bingung.

“Oh Seung Woo Oppa, kau sendirian? Dimana Yoona?”
“Yoona tadi bersamaku, tapi tiba-tiba saja siwon datang dengan keadaan buruk. Dan dia membawa yoona. “
“Siwon Oppa? Bukankah dia sedang,-“
Drrt..Drrt..
Ponsel Tiffani bergetar. Sebuah panggilan dari orang yang kini dicarinya pun menelponya. Sebelum mengangkat gadis itu tampak melihat para member dan mengatakan jika yoona menghubunginya. Taeyeon pun meminta tiffany untuk mengangkatnya.
“Yeobosheo, Eonni. Ah, maaf kurasa kali ini aku tidak bisa ikut untuk membicarakan mengenai comeback kita. Siwon sedang sakit. Dan kurasa dia benar-benar membutuhkanku kondisinya begitu buruk, “ Paparnya.
Tiffany mengangguk mengerti “Ah, aku mengerti. Gwenchana, kami bisa memaklumimu. Katakan pada kekasihmu beristiralah. Dan cepat sembuh.”
“Terimakasih, ya akan kusampaikan. Oiya.. bsk aku akan mampir ke drom. Sesuai dengan permintaan mu dan taeyeon eonni.”
“Baiklah, dan pastikan untuk besok kau harus datang. Mengerti?”
“Ya aku mengerti, baiklah sampaikan maafku untuk yang lainya. Sampai jumpa besok.
“Ehmm..” Tiffany mengangguk dan tersenyum.dan setelah itu sambungan telpon pun terputus.
Tiffany menatap para member snsd yang kini tentunya sedang menatap kearahnya. “Siwon sakit, dan Yoona tidak bisa datang. Dan dia mengatakan permohonan maaf pada kalian. Dan untuk gantinya, besok dia akan datang ke drom. “

Yoona membantu siwon untuk berjalan menuju kamarnya. Terlihat pria itu kini terlihat begitu lemah. Wajahnya tampak begitu pucatmembuat sang gadis semakin merasa prihatin melihatnya. Yoona membantu siwon untuk berbaring di atas ranjang. Dengan pelan dan hati hati, hingga siwon pun mulai membaringkan tubuhnya di ranjang. Gadis itu duduk di tepian. Mengelus pelan wajah siwon dan tersenyum. Pria itu sedikit tersenyum dan menggenggam tanggan yoona yang kini ada sedang bermain di wajahnya. Pria itu mengecup singkat dan menatap sang kekasih dengan rasa terimakasih.
“Kurasa aku akan segera sembuh, “
“Jika kau beristrahat sebaik mungkin kau pasti akan sembuh,”
Pria itu menggeleng sinkat, “Tidak, bukan karena itu. tapi kurasa aku akan sembuh jika kau terus berada di sampingku. Dan kurasa aku akan kembali sakit jika kau pergi dariku. “
“Kau sakit tapi masih saja merayu. “ Gadis itu merenggut lucu. Dan membuat siwon kembali tekekeh kecil di buatnya.
“Tunggulah disini, aku akan membuatkan sesuatu untukmu. “ dan siwon mengangguk setuju.


Cinta itu adalah ikatan, menimbulkan ikatan dan mengikat manusia dalam satu ketertarikan satu sama lain, baik lahir maupun batin, bahkan ikatan yang tinggi terkadang membuat pasangan menjadi mengerti kemauan ataupun maksud dari isyarat lainnya. selain itu ikatan lahir batin yang kuat dalam cinta sejati pasti tidak akan lagi mempersoalkan soal masalah kekurangan yang dimiliki oleh pasangan masing-masing, justru kekurangan itu akan menjadi sebuah kekuatan utuk berusaha saling melengkapi.
Begitupun dengan Yoona dan siwon, 4 tahun menjalin kasih bukanlah waktu yang singkat, menutupi hubungan mereka pada public, memanipulasi public dengan peryataan hubungan Yoona dan lee seung gi sebagai tameng untuk menutupi hubungan sebenarnya antara Yoona dan Siwon.
Selama 4 tahun mereka sudah saling mengetahui satu sama lain, terutama sikap. Sikap dan perilaku yang paling penting dalam sebuah hubungan. Karena sejatinya hubungan tidak hanya berpatuk pada satu nama yang dinamakan cinta.
Yoona yang manja, terkadang bersikap layaknya anak kecil mungkin akan merepotkan bagi siwon. Tapi kembali pada siwon bagaimana dia menyikapi dan bagaimana dia menghadapi sikap yoona yang membuatnya kewalahan dan mungkin saja akan meledak pada kekasihnya. Tapi siwon tidak ingin itu terjadi, walaupun bohong jika saja dalam sebuah hubungan tidak ada pertengkaran. Pertengkaran itu pasti ada. Justru pertengkaran adalah bagian dari bumbu pelengkap manis paitnya hubungan percintaan. Siwon yang dewasa, sosok pria tampan dan penyabar walau sedikit menyebakan. Dia akan dengan sabar menghadapi sikap yoona yang mungkin terkadang di luar dugaannya. Pria itu akan menghadapinya, memberikan kasih sayangnya dengan candaan candaan yang membuat kekasihnya akan berhenti merajuk dan tersenyum kepadanya.
Dan bagaimana sikap dan perilaku siwon? Selayaknya manusia tidak akan ada yang sepurna, pria itu mungkin terlahir nyaris sempurna tidak ada kecacatan fisik sama sekali. Wajahnya yang tampan postur tubuh yang mendekati kata sempurna membuat kaum hawa tentunya akan berteriak histeris hanya karena melihatnya. tapi di balik itu sikap kecemburuan siwon terhadap Yoona terkadang akan menjadi sebuah masalah-maslah kecil dalam hubungannya dengan Yoona. Memiliki kekasih yang begitu cantik dan mendekati kata sepurna dan di tambah dengan dunia keartisan yang sama. Membuat siwon mengeluh sebal hanya karena kekasihnya yang banyak di gandrungi oleh pria-pria di luar sana. Entah itu fans ataupun pria-pria dengan dunia yang sama.
Hubungan mereka bisa di katakana tertutup hanya agency mereka yang tahu. Selebihnya orang mungkin tak akan mencium hubungan yoona dan siwon.
Pernah satu ketika drama yang yoona bintangi bersama Ji Chang Wook menjadi pertengkaran hebat bagi yoona dan siwon. Pada episode terakhir di drama tersebut siwon begitu marah saat mendapati keasihnya berciuman dengan lawan mainnya dan itu di lakukan di spanyol pada saat syuting pertama mereka. Pertemuan pertama mereka Dan siwon bahkan tidak mengetahui itu sama sekali. Pertengkaran itu nyaris membuat hubungan mereka berakhir jika saja yoona tidak mengalah pada perdebatan sengit itu. siwon yang menyalahkan yoona terlalu terbawa perasaan pada saat bermain drama membuat yoona merasa tak terima dengan tuduhan yang di lontarkan oleh kekasihnya. Dan ditambah dengan moment mereka yang memicu skandal jika saja agency tidak menjadikan tameng drama yoona sebagai pelarian untuk berita tersebut.
Baiklah itu sedikit mengenai kisah mereka. Dan mari kita kembali pada kehidupan nyata mereka.

Clek
Pintu kamar itu seketika terbuka, dan mendapati yoona bejalan masuk dengan sebuah nampan di di kedua tanganny, gadis itu berhenti tepat di samping siwon, menaruh makanan itu dengan hati-hati dan duduk di tepian.
Siwon tampak tertidur dengan nyaman, yoona menatapnya dan kembali mengusap pelan wajah kekasinya.
“Oppa, bangunlah.. kau harus makan, “ dengan lembut ia mencoba untuk membangunkan siwon. Pria itu perlahan membuka matanya. Mengelus pelan tangan mungil kekasihnya dan tersenyum menatap yoona yang kini berada tepat dihadapannya.
“Makanlah, aku sudah menyiapkannya untukmu. “ Siwon mengangguk lemah, dengan hati-hati Yoona membantu siwon untuk bangun dan bersandar pada bantalnya.
Ting!
Bunyi bel apaterment itu berdenting, keduanya lantas menoleh satu sama lain.
“kurasa dokter pribadimu sudah datang, oppa.. tunggulah disini aku akan membukakan pintu untuknya.”

“Dokter, bagaimana keadaannya?” Tanya Yoona pada seorang dokter yang khusus menangani keluarga Choi.
“dia mengalami anemia, sepertinya dia kelelahan dan kekurangan asupan gizi, Yoona-ssi, Siwon-ssi, apakah anda sering melewatkan jam makan akhir-akhir ini?” Tanya dokter itu.
Yoona mendelik pada siwon, gadis itu menatapnya selidik. Dan jika seperti ini siwon tahu jika kekasihnya akan murka.
“Ah, JungWoo-ssi, kuarasa aku perlu istirahat. Terimakasih sudah memeriksaku.” Pria itu mencoba untuk mengalihkan topic pembicaraan.
Dokter itu tersenyum dan membenarkan letak kacamata beningnya.”Baiklah, pastikan untuk beristirahat yang cukup dan meminum obatnya. Dan setelah itu kurasa kondisimu akan membaik siwon-ssi. “
Dokter itu membungkuk singkat sebelum meninggalkan kamar siwon.
Plak..
“AWW.” Pria itu meringis sakit saat secara tiba-tiba Yoona menyerang bahunya dengan sebuah pukulan. Gadis itu menatapnya marah.
“Jadi selama ini aku yang mengingatkanmu untuk makan justru kau menipuku hah?”
“Aku tidak menipumu sayang, hanya saja aku mengulur waktu sedikit.” Belanya
“Tidak, itu sama saja kau menipuku. Bagaimana mungkin kau-,”
“Sssst..aku baik-baik saja, jadi kumohon berhentilah memarahiku. Yang kubutuhkan sekarang adalah perhatianmu. Bukan omelanmu, arrachi? “
Yoona mendesah kesal. Lantas tak ingin melanjutkan perdebatan akhirnya gadis itu memilih untuk menyuapi siwon.

“Buka mulutmu,” Ucapnya terdengar ketus.

Siwon tertawa kecil melihatnya, lantas begitu saja pria itu menarik tekuknya dan menghadiahi satu kecupan manis pada kekasihnya. “Bagaimana? Apa lebih baik? Kurasa ciumanku bisa membuatmu tak marah lagi. “ Pria itu tersenyum menang, membuat yoona kini hanya bisa mendengus sebal karena ulahnya.

19.30

“Yoong “

‘”Hmm..”

“Bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?” Yoona yang kini bersandar pada dada kekasiihnya seketika mendongkak dan menatap siwon penuh tanya.

“Katakan saja,”

“jika suatu saat kita menikah, dan aku memintamu untuk berhenti di dunia keartisanmu. Apa kau mau menurutinya?”

Yoona tidak langsung mnjawab, gadis itu melepaskan pelukannya dan duduk di hadapan siwon. “apa kau berniat memintaku untuk berhenti setelah kita menikah?”

Siwon mengangguk yakin. “Lalu bagaimana denganmu, apa setelah kita menikah kau juga akan keluar?” gadis itu balik bertanya.

“tentu saja, aku akan pokus pada perusahaan keluarga ku dan tentunya kau dan anak-anak kita nanti.” Ucapnya begitu yakin.

Yoona menunduk, gadis itu tidak tahu jawaban apa yang harus dia lontarkan. Mengiyakan sebenarnya bisa saja mengiyakan apa keinginan siwon setelah mereka menikah,tapi yoona terlanjur mencintai dunianya mencintai perjaannya dan mencintai para fansnya. Bagaimanapun namanya menjadi besar itu berkat dunianya, berkat orang-orang yang selalu mendukungnya. Dan jika harus di tinggalkan, sepertinya ia perlu memikirkan hal itu lebih dalam.

“Tapi,..”

“Jangan dilanjutkan, kau tidak perlu menjawabnya sekarang, kita juga tidak akan menikah besok kan. Dan ketahuilah aku menghargai pekerjaanmu. Dan mendukungmu sejauh ini. Tapi sayang.. dunia entertaint terlalu rumit, ditambah dengan pekerjaan kita yang mungkin menutut kita untuk bermain drama dengan orang lain. Kau dan aku sama sama di dunia entertain. Kita tahu betul berpelukan berciuman itu sudah menjadi tuntutan untuk pekerjaan kita kan. Dan aku sudah memikirkan ini. Aku tidak ingin kau di sentuh oleh laki—laki lain, aku tidak ingin berbagi. semua yang ada padamu itu adalah miliku. Begitupun sebaliknya. dan satu hal yang lebih penting, aku ingin kita merasakan kenyamanan hidup, tanpa media, tanpa orang-orang yang mungkin akan menggangu kita dan anak kita nantinya. Aku ingin kita hidup tenang. Hanya ada aku, kau dan anak kita. “Pria itu tersenyum, lalu kembali menarik yoona dalam dekapannya.

“akan kupikirkan.“ Siwon mengangguk semakin memeluk yoona dengan begitu erat,menyalurkan rasa cintanya dan memberikan keyakinan. Bahwa tak ada yang perluu ia takutkan. Cukup siwon dan dirinya.

29 Mei 2017 Pukul 23.40
Tepat jarum jam menjukan waktu 23.40 kedua mata siwon terbuka lebar, pria itu mengambil ponsel yang berada di samping tempat tidurnya. 1 pesan masuk dari tiffany yang membuatnya kini tersenyum lebar.

“Bukalah pintunya, kami semua sudah berada di depan apatermenmu . Cepatlah! Sebelum ada media yang melihat dan menjadikan ini sebagai pemberitaan di sosial media”

Siwon kembali meletakan ponselnya, pria itu menatap yoona yang kini tidur di sampingnya, siwon mengusap lembut pipi kekasihnya, membuatnya tersenyum senang. “Happy birthday, and I will make this day become a special just like you in my heart” dan siwon pun menghadiahi sebuah kecupan manis di keningnya.

Siwon membuka pintu apatermenya dan munculah 8 orang gadis serta seorang pria yang diketahui adalah manajernya Seung Woo. Terlihat pria berkacamata itu tampak membawa sebuah kue.
“Dimana Yoona?” Tanya Taeyeon.
“Kalian masuklah, tapi jangan sampai membangunkannya, dia sedang tidur.” Semua mengerti dengan apa yang dikatakan siwon. Dengan pelan-pelan para member snsd dan Seung Woo pun masuk kedalam apatermen itu.
Mereka semua berkumpul di ruang tamu. Siwon berjalan kearah kulkas, mengambil sebuah kue disana dan berjalan santai melewati para member dan seungwoo yang menatapnya penuh tanya.
“Tunggu! Bukankah kuenya sudah ada, lalu kenapa kau membawa kuenya Oppa?” Tanya Sooyoung pada siwon.
“Aku kekasihnya, tentu saja aku mempunya rencana inti. dan hanya aku. “ Pria itu tersenyum singkat dan kembali melanjutkan langkahnya, meninggalkan para member snsd dan seungwoo yang hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah seorang Choi Siwon.
“Dasar kuda sialan, “Umpat Taeyeon.
“Untuk tahun depan kurasa akan lebih baik merayakan bersama para member saja. Pria itu benar-benar menyebalkan.” Tambah Yuri menimpali.
Semua mengangguk setuju. Yeah! Bagaimana mungkin mereka tidak merasa kesal.
1. Pria itu mengajak para member dan sung woo untuk bekerja sama merayakan ulang tahun yoona di apatermennya. Dan mereka rasa itu ide yang baik. Walaupun sebenarnya mereka mempunyai rencana sendiri.
2. Bukankah mereka bekerja sama untuk merayakan ulang tahun yoona, tapi kenyataannya. Pria itu bahkan memiliki kue sendiri. Dan apa tadi? “Aku kekasihnya, tentu saja aku mempunya rencana inti. dan hanya aku.”
Harusnya jika siwon mempunyai rencana inti untuk apa meminta kerja sama mereka, bukankah kehadirannya sudah cukup? Memang dasar kuda sialan.
Siwon membuka pintu kamarnya, masih gelap, pria itu merogoh sesuatu dari sakunya sebuah korek api yang kemudian ia nyalakan dan menyulutnya pada sebuah lilin yang tertancam kokoh di dalam kue. Pria itu berdehem sebelum memulai. Lantas ia mulai menghitung 1.2 dan 3 Siwon bernyayi.

겨울에 태어난 아름다운 당신은
(Gyeoure taeeonan areumdaun dangsineun)
Kamu lahir di musim dingin yang indah

눈 처럼 깨끗한 나만의 당신
(Nun cheoreom kkaekkeutan namanui dangsin)
Bersih seperti salju, kamu

겨울에 태어난 사랑스런 당신은
(Gyeoure taeeonan sarangseureo)
Kamu lahir di musim dingin yang indah

눈처럼 맑은 나만의 당신
(Nun cheoreom malgeun namanui dangsin)
Jernih seperti salju, kamu

 

 

 
Perlahan tapi pasti Yoona mulai membuka matanya. Gadis yang kini mencoba untuk bangun dari mimpinya seketika merasa terkejut mendapati siwon yang kini berjalan pelan dengan sebuah kue di tangannya. Gadis itu menutup mulutnya tak percaya. Terperangah dan mungkin tidak percaya dengan kejutan yang diberikan siwon padanya disaat kondisi pria itu sedang tidak baik “Oppa,” Gumamnya

 

 

 

하지만 봄 여름과 가을 겨울
(Hajiman bom yeoreumgwa gaeul gyeoul)
Tapi musim semi, musim panas dan musim gugur musim dingin

언제나 맑고 깨끗해
(Eonjena markgo kkaekkeutae)
Selalu jernih dan bersih

눈 처럼 깨끗한 나만의 당신
(Nun cheoreom kkaekkeutan namanui dangsin)
Bersih seperti salju, kamu

생일 축하합니다 생일 축하합니다
(Saengil chukhahamnida saengil chukhahamnida)
Selamat ulang tahun selamat ulang tahun

생일 축하합니다 당신의 생일을
(Saengil chukhahamnida dangsinui saengireul)
Selamat ulang tahun, ulang tahunmu

 

 

 
Siwon mengakhiri nyayiaannya dengan duduk di tepi ranjang. Gadis itu tak henti-hentinya memberikan senyum. merasa tersentuh dengan apa yang dilakukan kekasihnya. Choi siwon, choi siwon dan Choi Siwon sungguh betapa yoona benar-benar di buat gila dengan semua yang ada pada kekasihnya itu.
Siwon menarik tekuk kekasihnya, mengecup singkat dan menyatukan kening mereka, keduanya saling menatap cinta dan tersenyum.
“Happy Birhday My love, “ Oh tidak , betapa manisnya pria itu membuat Yoona seakan di buat terbang oleh pria yang kini berstatus kekasihnya.
“Kau sungguh manis, terimakasih..” Yoona menutup matanya, menangkup kedua tangannya dan mulai mengucapkan permohonannya dalam hati.
Fiuh…
Lilin itu tertiup sudah dan mati.membuat kamar itu kembali gelap, siwon memang tak menyalakan lampunya, entah karena apa, biarkan semua mengalir seadanya, Siwon melatakan kuenya di atas nakas di samping tempat tidurnya. Pria itu menyatukan kening mereka dan mulai mempersepit jarak keduanya. Yoona mengalungkan tanganya di leher siwon. Tak ingin mengulur waktu siwon ingin menghadiahi sebuah ciuman manis untuk yoona. Sebuah acara inti yang ia rencanakan.
Dan entah sejak kapan pria itu sudah berada tepat di atas tubuh kekasihnya, berciuman satu sama lain. Berbagi rasa yang membuat keduanya seakan dimabuk cinta. Dan satuhal ciuman itu membuat siwon lupa kepada mahluk-mahluk di luar sana yang masih setia untuk menanti.

..
“Pukul 00.15 menit, eonni, apa rencana inti siwon oppa begitu memakan waktu?” Tanya seohyun yang mungkin kesal dibuatnya. Bukankah siwon meminta mereka untuk dan merayakan ulang tahun Yoona bersama-sama? Tapi apa? Pria itu malah menghabiskan waktunya disana bersama yoona dengan waktu yang lama.
Waktu 15 menit bukanlah waktu yang singkat, kau bisa makan 2 kali dalam waktu 15 menit. Dan lihatlah bahkan 15 meit itu sudah berganti menjadi 17 menit.
Oh tidak, Choi Siwon sepertinya setelah ini kau akan medapat masalah.
“Sudahlah lebih baik kita masuk saja, dan kita berikan kejutan langsung. Bagaimana?”
Semua mengangguk setuju dengan apa yang di ucapkan sooyoung, lantas mereka pun segera bergegas, berjalan menuju kamar siwon.
1
2
3
Clekk
Pintu terbuka dan lampu menyala, “ Surpr….”
“ASTAGA YOONA!”
Yoona dan siwon menghentikan aktivitasnya. Kondisi mereka yang berantakan membuat para member seketika menganga, dan lihatlah kue yang di pegang oleh seng woo pun jatuh.
“Eonni, Seohyun, Oppa.” Gadis itu langsung mendorong tubuh siwon.
“Happy birt…”
“Eonni!!!”
“Taeyeon-Ah!”
Dan Sebelum taeyeon mengucapkannya dengan lengkap nyatanya gadis berusia 30 itu sudah pingsan lebih dulu.

END
Fiuh… *Ngelapkeringatalayoona.
FF ini hanya sebatas iseng. Jangan copas walaupun sebenernya ancur
Niat bikin ff ini Cuma buat ngehibur. Karena ini hari special kembaran ku, jadi ku usahaan di tengah2 sibuk syuting untuk menulis .
Happy birthday Yoona_Lim
#yoonaphorodite
#happyyoonaday
Sekian dan terima gaji
Bye bye :* *pelukciumdariyoonakw *

RCL OKE 😘

You’re My Endless Love

You’re My Endless Love

dssd

 

Cast    :

Choi Siwon | Lim Yoona | Choi Sooyoung | Shim Changmin | Lee Donghae | Krystal Jung | Choi Minho | Kim Taeyeon | Tiffany Hwang | Know Yuri | Sandara Park | Ok Taecyeon | Kang Minhyuk | Lee Min Jung

 

Genre :

Romantis | Hurt | Friendship | Family

 

PG :

13+

 

Author Note :

*Maafkan jika ada huruf yang kurang, kata-kata yang kurang dimengerti, dan alur yang kurang jelas, karena masih dalam tahap belajar jadi mohon dimaafkan dalam kesalahan pengetikan dan pembuatan cerita ini. Cerita ini dibuat asli dengan ide sendiri tanpa mengcopy-paste punya orang lain. Maaf jika ada cerita yang sama dengan cerita yang pernah kalian baca sebelumnya, karena ini hanya untuk menghibur dan menungakan kegemaran saya menulis cerita seperti ini. Jangan budidayakan mencopy-paste, jadilah pembaca yang baik dengan meninggalkan komentar atau saran. Terima kasih!

 

“Ini semua aku membelinya dipasar dan beberapa ada yang dikasih darimu seperti kotak musik itu, aku masih menyimpannya sampai saat ini.” Yoona langsung menoleh kearah kotak musik yang dulu dia berikan kepada Min-Jung yang berada diatas meja belajar Min-Jung.

 

“Tidulah Yoong! Besok pagi kita akan launching produk kosmetik, jadi tidurlah ..”

 

Ne unnie! Gomawo, untuk semua perhatian yang unnie berikan padaku! Saranghaeyo Min-Jung unnie ..”

 

Nado saranghaeoyo Im Yoona ..” Read more

Filantropi (Chapter 8)

Filantropi (Chapter 8)

FI

“Belajar salah satu kebiasaanya yang menjengkelkan, dia mengabaikanku jika sudah berkencan dengan buku sialan itu” Kembali mereka tertawa besar, yang membuat In Na memutar kursi rodanya, mendekati mereka dengan wajah marah. Wajah yang juga nyaris menambah gelak tawa Yoona. Yoona tau jika gadis itu mungkin cemburu.
“Aku tidak suka melihat kalian duduk sedekat itu, tertawa sok akrab dan mengobrol panjang lebar” Yang mengejutkan mereka adalah, pemilik suara itu bukan In Na seperti prediksi mereka. Tapi manusia yang sedari tadi dibahas.
“Yoona, menjauhlah sedikit darinya, jika kau tidak berencana melihat wajahnya lebam” Pria itu mendekat, berdiri di belakang kursi yang mereka duduki. Matanya kian menyala saat dengan sengaja Hyun Woo mendekatkan diri pada Yoona dan berbisik.
“Kau ingat kata-kata ku tadi?” Bisiknya pada Yoona, mengabaikan mata Siwon yang kian membunuh melihatnya dekat dengan Yoona.
“Tentang pria bisa membaca perasaan pria lain?” Yoona menatap dengan tanya apa padanya.
“Dia cemburu” Oh bagus!
Yoona terkikik dengan gambaran mimik Siwon yang menjadi menggemaskan menurutnya jika seperti itu. Gadis itu justru kian membakar habis pertahan Siwon, tidak peduli dengan apa yang sudah diperingatkan pria itu pada dirinya dan Hyun Woo. Yoona merasa sangat perlu untuk membalas Siwon yang terlalu sering mengabaikan dirinya. Ditariknya Hyun Woo untuk berpura-pura sangat dekat dan membisikkan sesuatu.
“Aku sedang balas dendam” Bisikan yang membuat Hyun Woo menahan tawa, dengan sengajanya Yoona mencuri pandang pada Siwon, penasaran dengan ekspresi pria itu melihatnya. Tapi ayolah Yoona, kau lupa jika Siwon bukan tipe pria yang berlebihan semacam itu, cemburu? Astaga!!! Kau pikir Siwon seperti pria lain? Sama dengan semua pria berlebihan itu? Cemburu tidak pernah ada dalam daftar tindakan yang ingin dilakukannya, mungkin dia tidak suka melihatmu dengan pria lain, tapi itu hal yang sangat wajar dengan status kalian, menurutmu bagaimana tanggapan manusia lain terhadapnya, yang tidak bereaksi apa-apa saat melihatmu dekat-dekat dengan pria lain? Dia hanya sedang berusaha manusiawi, meski sebenarnya tidak cemburu. Well, terkadang memang gadis yang sudah terlalu cinta sepertimu sangat suka mendramatisir keadaan, mengartikan sesuatu tindakan terlalu jauh, bahkan melampaui harapan yang bisa ditoleransi pikiran manusia. Angan-angan yang terkadang menjadikan dirimu dan pria tercintamu menjadi tokoh utama dalam suatu kisah Romeo dan Juliet. Mengganti sendiri ending cerita menjadi bahagia, dan itu terjadi pada hampir setiap gadis pecinta sepertimu. Jadi perbanyaklah berangan-angan, hanya saja jangan lupa untuk bangun, bangun dan jadikan angan-angan tadi menjadi sebuah tindakan. Seperti yang kau tau, kau tidak akan mendapatkan apa-apa jika kau hanya berandai-andai dan bermimpi, kau harus melakukan sesuatu, bukan hanya sesuatu tapi juga kesan yang dimana dunia merasakan kesan yang kau ciptakan. Read more

Unexpected

Unexpected

:poster.jpg

Unexpected
A Story by Windi Fitri

poster by XoloveYoonwon

Kau tak akan pernah tahu dan tak akan pernah bisa menduga

Semua datang, terjadi dan tak terduga.

Mengejutkan. Membuatmu tak bisa berkutik dan berpikir beribu kali apa yang harus kau lakukan?

Karena semua ini benar-benar di luar dugaan.

Kau dan dia.

Choi Siwon | Im Yoona| Ji Chang Wook

Yoonalovetory.wordpress.com

 

 

  Read more

You’re My Endless Love (Chapter 2)

You’re My Endless Love (Chapter 2)

cover

 

 

Cast    :

Choi Siwon | Lim Yoona | Choi Sooyoung | Shim Changmin | Lee Donghae | Krystal Jung | Choi Minho | Kim Taeyeon | Tiffany Hwang | Know Yuri | Sandara Park | Ok Taecyeon | Kang Minhyuk | Lee Min Jung

Genre :

Romantis | Hurt | Friendship | Family

PG :

13+

Author Note :

*Maafkan jika ada huruf yang kurang, kata-kata yang kurang dimengerti, dan alur yang kurang jelas, karena masih dalam tahap belajar jadi mohon dimaafkan dalam kesalahan pengetikan dan pembuatan cerita ini. Cerita ini dibuat asli dengan ide sendiri tanpa mengcopy-paste punya orang lain. Maaf jika ada cerita yang sama dengan cerita yang pernah kalian baca sebelumnya, karena ini hanya untuk menghibur dan menungakan kegemaran saya menulis cerita seperti ini. Jangan budidayakan mencopy-paste, jadilah pembaca yang baik dengan meninggalkan komentar atau saran. Terima kasih!

***Happy Reading …

 

 

Mobil yang membawa Yoona dan Min-Jung pun berhenti didepan café itu, Yoona turun dari mobil bersama Min-Jung yang berjalan dibelakang Yoona. Yoona memilih-milih beberapa pancake yang ada dicafé itu, tak lama Yoona keluar bersama Min-Jung dari café itu dengan beberapa pancake ditangannya.

 

BRUGGGG ..

Salah satu dari ketiga pria yang melintas dihadapan Yoona tak sengaja menabrakan tubuhnya kepada Yoona dan membuat hampir saja terjatuh tapi pria itu dengan sigap menolong tubuh Yoona agar tidak terjatuh. Sepasang kedua mata itu saling bertemu satu sama lain, terjadi keheningan saat kejadian itu dan membuat kedua teman pria itu dan juga Min-Jung membukam mulut mereka.

Read more